Di mana residu cypermethrin tersembunyi? Sayuran dan buah-buahan ini perlu diperhatikan

2025-09-24

Sebagai insektisida pirethroid yang efisien dan spektrum luas, cypermethrin banyak digunakan dalam produksi pertanian dan dapat secara efektif mengendalikan berbagai hama. Namun, dengan meningkatnya penggunaannya, masalah residu secara bertahap menarik perhatian. Jika residu cypermethrin tertelan untuk waktu yang lama, mereka dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf manusia, hati dan organ lainnya, sehingga perlu untuk memahami tempat persembunyian umum mereka.

Sayuran dan buah-buahan mana yang rentan menjadi "daerah yang paling terpukul" untuk residu cypermethrin? Yang pertama adalah sayuran berdaun, seperti bayam, selada, rapeseed, dll. Sayuran ini memiliki daun yang empuk dan area permukaan yang luas. Selama penanaman, mereka sering disemprot dengan insektisida untuk mengendalikan hama seperti kutu daun dan serangga hijau kubis. Jika mereka digunakan terlalu sering atau tidak cukup sebelum dipanen, mudah menyebabkan akumulasi residu. Kedua, beberapa sayuran akar, seperti seledri, wortel, dll, mungkin memiliki residu di akar atau dekat tanah karena hama tanah selama siklus pertumbuhan mereka. Selain itu, di antara sayuran buah, buah beri seperti stroberi dan anggur juga harus diperhatikan. Buah-buahan tersebut memiliki kulit yang halus dan kandungan gula yang tinggi. Beberapa petani dapat menggunakan agen cypermethrin-containing untuk mengontrol lalat buah, thrips, dll, dan kulit buah lebih tipis, dan residu tidak mudah rontok.

Mengapa buah-buahan dan sayuran ini rentan terhadap residu cypermethrin? Di satu sisi, beberapa petani memiliki kebiasaan "berfokus pada kontrol dan jarak cahaya." Untuk mengejar efek kontrol jangka pendek, agen konsentrasi tinggi sering digunakan, mengakibatkan siklus degradasi pestisida. Residu yang belum sepenuhnya terurai tetap dalam tanaman. Di sisi lain, beberapa tanaman memiliki siklus pertumbuhan yang pendek, dan interval antara aplikasi dan panen tidak mencukupi, yang membuat obat tidak dapat dimetabolisme sepenuhnya. Selain itu, selama transportasi dan penyimpanan, beberapa buah dan sayuran mungkin memiliki risiko polusi sekunder karena perubahan suhu dan kelembaban lingkungan. Meskipun probabilitasnya rendah, perlu juga diperhatikan.

Dalam menghadapi risiko residu sipermethrin, pengujian ilmiah adalah kuncinya. Sebagai perusahaan yang berfokus pada bidang deteksi cepat keamanan pangan, Wuhan Yupinyan Bio telah mengembangkan reagen deteksi cepat keamanan pangan yang dapat secara efektif mengidentifikasi residu sipermethrin. Mudah dioperasikan dan cepat dideteksi. Ini dapat menghasilkan hasil dalam waktu singkat, membantu konsumen, petani atau otoritas pengatur untuk dengan cepat menyaring risiko dan menghindari makan buah dan sayuran dengan residu yang berlebihan.

Dalam kehidupan sehari-hari, konsumen dapat memperhatikan kategori buah dan sayuran berisiko tinggi, memilih saluran reguler untuk membeli, dan menggabungkan alat pengujian profesional (seperti reagen deteksi cepat biologis Wuhan Yupinyan) untuk memahami status keamanan buah-buahan dan sayuran secara tepat waktu. Hanya dengan menggabungkan pengujian ilmiah dengan pengetahuan diet harian kita dapat benar-benar membangun garis pertahanan keamanan pangan yang kuat dan melindungi hidup sehat.